1. MAKALAH SEJARAH INTERNET DI INDONESIA
MAKALAH SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
Disusun Guna Memenuhi Tugas TIK
Dosen Pengampu : Indra Abdam Muwakhid, S.kom, M.kom
Dosen Pengampu : Indra Abdam Muwakhid, S.kom, M.kom
Oleh
Abdul Ghofur
2113001
Abdul Ghofur
2113001

JURUSAN EKONOMI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SELAMAT SRI KENDAL
2016
FAKULTAS EKONOMI
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SELAMAT SRI KENDAL
2016
KATA PENGANTAR
Tiada alunan indah yang pantas di ucapkan selain rasa syukur yang begitu
besar atas karunia Allah yang maha kuasa, Sang Pemberi kesehatan sehingga tugas
ini dapat diselesaikan. Dan tak lupa pula Salawat serta Taslim atas junjungan
Nabi Besar Muhammad SAW.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas yang di berikan dosen“TIK”
dengan judul “SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA” dan juga
sebagai pembelajaran / referensi kami dalam mempelajari TIK, khususnya bagi mahasiswa
STIE SELAMAT SRI KENDAL. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Dan juga kepada
pembaca yang telah menggunakan makalah ini sebagai panduan belajar.
Akhir kata,Tak ada gading yang tak retak,demikian pula dengan tugas
ini. Oleh karena itu, saran dan kritikan yang membangun tetap kami nantikan
untuk menyelesaikan tugas dengan baik, terutama kepada pihak-pihak yang telah
membantu dalam penyusunan tugas ini kami mengucapkan banyak terima kasih.
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Internet merupakan sebuah revolusi yang merubah ekonomi dan sosial dunia kita. Negara-negara
berlomba-lomba untuk mengambil keuntungan dari pengadopsian teknologi internet
ini.
Untuk itu berbagai penelitian berusaha mengungkap faktor-faktor yang bisa mempercepat
pengadosian internet. Makalah in berusaha merangkum penelitian yang
telah dilakukan dalam perkembangan internet dan juga menjelaskan
kondisi perkembangan internet di negara-negara di dunia.
Pada awalnya Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan
bagaimana dengan hardware dan software komputer
yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak da
hingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan,
kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua
standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang
sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol).
Tujuan awal
dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen
Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan
komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital
untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari
terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah
dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET
hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University
of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu
jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada
bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh
daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga
membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET
dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru
yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti,
universitas-universitas. Gabungan
kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi
Internet.Tujuan dari penulisan
makalah ini ialah untuk menyimpulkan penelitian-penelitian
mengenai
internet yang telah dilakukan sehingga pembaca dapat lebih mudah mengambil intisari dari
penelitian tersebut.
B. RUMUSAN MASALAH
Pembahasan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
·
Bagaimana sejarah perkembangan internet
di Indonesia?
·
Bagaimana dampak positif perkembangan
internet bagi masyarakat di Indonesia?
·
Bagaimana dampak negatif perkembangan
internet bagi masyarakat di Indonesia?
C. TUJUAN PENULISAN
Dalam penulisan makalah kami ini, kami sangat mengharapkan agar
para pembaca bisa sedikit memahami tentang Bagaimana sejarah perkembangan
internet di indonesia,serta bagaimana dampak positif dan dampak negatif
perkembangan internet bagi masyarakat di Indonesia tidak hanya dipelajari, tapi
juga dipahami, dimengerti, dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
terutama dampak positifnya.
D. MANFAAT PENULISAN
Setelah membaca makalah kami ini, kita akan mendapatkan tambahan
pengetahuan, khususnya tentang sejarah perkembangan internet di
indonesia,serta dampak positif dan dampak negatif perkembangan internet bagi
masyarakat di indonesia.
BAB II
PEMBAHASAN
1. SEJARAH PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan,
Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo
merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia
di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan
keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan
komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan
tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa
artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya
murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga
beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di
tahun 1989.
Inspirasi
tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio
khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat
Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan
komputer Apple II milik Onno W. Purbo(YC1DAV) sekitar belasan anak
muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito
(YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo,
berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG),
Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan
pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi
data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP,
teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT,
LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun
1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir
Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP
44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo
(YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi
anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI,
seperti, orari-news@yahoogroups.com.
Di tahun 1986-1987 yang
merupakan awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto
merupakan pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan
jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail
store and forward yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio
seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990,
komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan
panggilan YC1DAV/VE3 dengan rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan
melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2
meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar
melalui jaringan radio amatir. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway
amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik radio
amatir kemudian melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada.
Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio
amatir
ini.
1 1.RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan
motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator
yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari
jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana
daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail &
newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level
Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC.
2. Muhammad
Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari
Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam
kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer
menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m. Jaringan tersebut
dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di
operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Muhammad
Ihsan mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet
yang ada di BPPT di tahun 1993-1998.
3. Firman Siregar merupakan
salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja
pada band 70cm di tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS
di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP.
IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi
ke internet masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi
Data Paket (SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.
4. Putu sebuah nama
yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak
Menteri Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal
perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail
khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki
yang “maniak” IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab
e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang
menjawab e-mail sendiri.
5. Suryono
Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan
tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur Radio Club (ARC) ITB
seperti Basuki Suhardiman,Aulia K. Arief, Arman
Hazairin di dukung oleh Adi Indrayantountuk mencoba
mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC
286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk
berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN,
PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun
1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB
modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan
pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.
6. Berawal dari teknologi radio paket 1200bps, ITB
kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps
ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan
secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun
peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia
Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth
1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX
sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian
terpenting
2. DAMPAK
POSITIF PERKEMBANGAN INTERNET BAGI
MASYARAKAT DI INDONESIA
1. digunakan dimana setiap pengguna
internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan
menggunakan email, newsgroup, ftpdan www (world wide
web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh
dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi
atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu
sumber informasi yang penting dan akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu
apa saja yang terjadi.
5. Bisa digunakan sebagai lahan
informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6.
pergi menuju ke
tempat penawaran/penjualan.
3.DAMPAK
NEGATIF PERKEMBANGAN INTERNET BAGI MASYARAKAT
DI INDONESIA
1. PornografiAnggapan yang mengatakan bahwa
internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan
penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk
mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka
dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet
terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan
dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
2. Violence and
Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan.
Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para
pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka.
Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Faktor ekonomi
merupakan indikator utama dalam perkembangan Internet.
Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat
luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari
negara ke negara lainnya di seluruh dunia, ada hal yang mempengaruhi
perkembangannya: adanya aspek revolusi teknologi yang dimulai dari riset packet
switching ARPANET, adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah
infrastruktur yang global dan kompleks, adanya aspek sosial, dan adanya aspek
komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari
sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur
informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah
infrastruktur.
B. SARAN
Sebaiknya menggunakan referensi yang lebih akurat agar dapat
menunjang para pembacanya,agar dapat mengetahui sejarah perkembangan internet
di indonesia serta mengetahui dampak positif dan negatif perkembangan internet
di indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
1. Andi
Mujahidin (Sumber : Wikipedia Indonesia)
2. Niken (Sejarah Internet, Perkembangan Internet, Pengaruh
Perkembangan Internet)
3. Rabu,
04 November 2009, Ditulis oleh Administrator (PemanfaatanINTERNET dalam
Dunia Pendidikan)
2 2. VLOOKUP/xls
| DIVISI | GAJI |
| Manageial | 5000000 |
| Produksi | 2000000 |
| Marketing | 3000000 |
3.PPT BIOGRAFI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar